Aku siswa SMA Negeri 1 Tegal yang masih mencari jati diri. Aku masih ragu-ragu dalam memutuskan sesuatu, seperti halnya berjilbab.
aku sudah berulang-ulang mengucapkan, "aku ingin mengenakan jilbab"
sejak SMP aku sudah mengucapkan kalimat itu, tetapi sampai sekarang aku belum bisa membuktikan kalimat tersebut. aku malu, sungguh. aku malu pada diri ku sendiri.
menapa aku masih ragu-ragu? bukankah aku ingin menjadi wanita sholeha seperti ibuku? apa ini cuma bualanku? apa yang aku ragukan lagi? bukankah Allah SWT sangat menyayangi ku? menapa aku belum bisa beriman sepenuhnya kepada-Nya?
Saturday, January 29, 2011
Friday, January 28, 2011
10 things I Want
1. Ingin menjadi wanita sholeha
2. Ingin menjadi seorang dosen di sebuah universitas ternama dan penulis handal
3. Ingin mempunyai pribadi yang dewasa, badan yang ideal
4. Ingin merasakan cinta kedua
5. Ingin mempunyai semua buku yang aku mau
6. Ingin tinggal di Jepang
7. Ingin menjadi seorang ibu yang baik
8. Ingin berkumpul bersama sahabat-sahabat ku tersayang
9. Ingin dianggap ada oleh orang-orang disekelilingku
10. Ingin selalu bersama ayah, ibu, kakak, dan adikku
-----
how about you?
Wednesday, January 26, 2011
menangis lagi
lagi-lagi aku menangis karena hal yang sepele, andai aku bisa menjadi orang yang lebih kuat.
aku lelah menjadi orang lemah, aku selalu bergantung pada orang lain.
contohnya tadi, aku malu.. kok bisa-bisanya aku menangis di depan teman-teman dan kaka kelas, cuma karena hal sepele.
aku menangis gara-gara handphone ku disita oleh seorang guru di SMA Negeri 1 Tegal. itu semua dikarenakan oleh kelalaianku. itu gara-gara aku tidur larut malam lagi. aku pun mau tak mau menonaktifkan profile "silent". pada pagi harinya, untuk yang kesekian kalinya aku lupa mengaktifkan profile "silent". saat itu indosat sms aku dan nada sms "listen-HTT" pun berdenting keras. handphone yang semula berada di tas slempang ku pun buru-buru aku ambil.
tetapi aku terlambat, seluruh anak di kelasku seta ibu guru sudah melirikku dengan mata curiga.
dan tiba-tiba guru itu mengulurkan tangannya dan berkata, "hajar, ini sudah yang kedua kalinya."
aku tau, ini kedua kalinya aku membuat gaduh gara-gara denting handphone ku. aku sudah berusaha menjelaskan, tetapi tak satupun kata-kata ku yang dia percaya.
aku pun menurut.
Friday, January 21, 2011
tangisku
taukah kalian apa yang sekarang ingin aku lakukan?
aku ingin menangis sekencang-kencangnya, aku ingin teriak yang keras di tempat dimana orang tidak bisa mendengarnya. mungkin cuma itu yang aku inginkan, mungkin dengan menangis aku bisa sedikit lebih tenang.
tapi sarah berkata padaku, "menangis tidak menyelesaikan masalah, jangan biasakan untuk menangis. itu kebiasaan buruk."
mungkin maksudnya, menangis itu sama dengan melarikan diri. yah, mungkin itu memang kebiasaanku, melarikan diri. aku sudah tak tahan, ketika aku menulis blog ini, tanpa sadar air mataku terpecah.
bola-bola berkilauan keluar di pelupuk mataku. aku menangis sejadi-jadinya. ya, tadi aku sudah menutup pintu kamarku, agar tak seorangpun melihat tangisanku.
under reparation
Blogku lagi di reparasi, jadi jangan di buka dulu.. Soalnya banyak postingan yang setengah setengah..
About me nya aja belum dibikin..
pokoknya masih kacau dah, belakangan aku juga lagi banyak masalah, jadi agak males ngelanjutin akatsuki, satsunai koi monogatari.
pokoknya aku janji, kalo masalahnya selesai, aku bakal ngelanjutin ASKM, dan membuat cerita yang lebih menarik lagi :D
aku ini orang yang bisa memegang janji loh :D
so, don't need to worry :)
kekecewaan
You make me so happy, then you toss me into the depths of hell.
ya, itu memang kata-kata untukmu. berkali-kali kamu membuat aku senang setengah mati, tapi kau membuatku kecewa seketika. aku menyesal, berkali-kali aku mencoba untuk tidak mempercayaimu, semakin aku mencoba, semakin aku percaya padamu..
padahal aku tau, jika aku mempercayaimu, aku juga harus bersiap-siap dikecewakan olehmu.
aku menyesal.
walau menyesal, aku tetap mempercayainya.
taukah kalian rasanya dikhianati?
sakit.
ya, sangat sakit.
hatiku rasanya teriris menjadi kepingan-kepingan luka.
aku memang bodoh.
tapi aku selalu menganggapnya sebagai orang yang berharga.
Subscribe to:
Posts (Atom)