Tuhan, aku mencintai-Mu
Tuhan, aku tahu kau maha mengetahui
Tuhan, aku berterima kasih atas segala yang Kau lakukan untukku
Tuhan, cubitan demi cubitan dari-Mu membuatku sadar akan kebesaran-Mu
Tuhanku, ya Allah terima kasih atas rahmat dan hidayah-Mu
Tuesday, March 25, 2014
Friday, March 21, 2014
Cinta dalam diam
Hai nama saya Nami, saya adalah seorang murid SMA biasa yang sedang dalam masa puber, wajar saja jika hormon ini mengantarkan saya untuk menyukai kakak kelas saya, Jacob Black, biasa disapa Jake. Dia kelas 12, saya menyukainya sejak kelas 10, lebih tepatnya hanya mengagumi dari jauh. Dia adalah teman kakak saya, orangnya baik, sangat baik.
Entah mengapa perjalanan cinta saya tidak semulus tokoh fiksi yang saya baca di novel maupun manga, padahal saya sendiri tumbuh di negara yang terkenal dengan cerita fiksi yang imajinatif, yaitu Jepang. Banyak hal yang ingin saya ketahui, apa itu cinta, bagaimana rasanya dicintai, aaaa membayangkannya saja sudah membuat saya malu hehe.
Entah mengapa perjalanan cinta saya tidak semulus tokoh fiksi yang saya baca di novel maupun manga, padahal saya sendiri tumbuh di negara yang terkenal dengan cerita fiksi yang imajinatif, yaitu Jepang. Banyak hal yang ingin saya ketahui, apa itu cinta, bagaimana rasanya dicintai, aaaa membayangkannya saja sudah membuat saya malu hehe.
Monday, February 24, 2014
Curcol niiih hahaha
Honestly, I have a lot of things to share. Semuanya dalam waktu 1 tahun terakhir, banyak sekali yang terjadi, air mata dan canda mengiringi.
Entah apa yang harus dilakukan, kekecewaan dan amarah menghantuiku setahun terakhir. Rasanya jebol sudah bendungan air mata yang aku bangun sejak ulang tahunku yang ke-17.
Udah deh, cukup cerita sedihnya.
Aku mau cerita tentang cinta, aku memang tipe orang yang suka dengan kisah kisah cinta di tv. Nyari bahan buat bikin cerpen kan medianya banyak, biasanya tuh kalo nonton atau baca novel cinta tiba-tiba dapet inspirasi gitu. Eh tau taunya aku jadi fanatik sama kisah cinta, sayangnya cinta di kehidupan nyataku berbeda sama cerpen buatanku. Di dunia nyata aku bukan tipe orang yang gampang deket sama cowo, cinta bertepuk sebelah tangan pun tak jarang ku alami.
Kayanya cukup deh, nanti kalo laptopku udah kembali aku cerita semuanyaa hehehe..
Entah apa yang harus dilakukan, kekecewaan dan amarah menghantuiku setahun terakhir. Rasanya jebol sudah bendungan air mata yang aku bangun sejak ulang tahunku yang ke-17.
Udah deh, cukup cerita sedihnya.
Aku mau cerita tentang cinta, aku memang tipe orang yang suka dengan kisah kisah cinta di tv. Nyari bahan buat bikin cerpen kan medianya banyak, biasanya tuh kalo nonton atau baca novel cinta tiba-tiba dapet inspirasi gitu. Eh tau taunya aku jadi fanatik sama kisah cinta, sayangnya cinta di kehidupan nyataku berbeda sama cerpen buatanku. Di dunia nyata aku bukan tipe orang yang gampang deket sama cowo, cinta bertepuk sebelah tangan pun tak jarang ku alami.
Kayanya cukup deh, nanti kalo laptopku udah kembali aku cerita semuanyaa hehehe..
Wednesday, January 1, 2014
selamat pagi 2014
Di tahun 2013 ini hampir semuanya baru, ya terkecuali badanku yang tetap gemuk. Baru disini bukan barang-barang baru ataupun rumah baru, baru disini berarti kedewasaan. Banyak hal yang di tahun 2013 menjadi pelajaran buatku, semuanya. Sifatku yang kekanak-kanakan di masa lalu sungguh tak berguna, ego yang susah dipatahkan, kepala yang keras bagai batu, emosi yang berlebihan dalam menghadapi masalah. Emosi disini adalah tangis, aku orang yang gampang menangis, dan aku ingin mengurangi tangis di tahun 2014 serta menggantinya dengan tawa.
Saturday, November 23, 2013
Melalui doa, kita saling menyapa
dear tersayang disana..
Orang bilang mencari lelaki baik di jaman sekarang susah, atau mana ada cowo yang bisa jaga komitmen, ada pula yang ngatain ini dunia nyata, bukan negeri dongeng ataupun kisah negeri 1001 malam, mana ada cowo kaya gitu.
Kadang aku cuma bisa ngelus dada, coba kamu bayangin, aku 19 tahun dan belum pernah pacaran. Apa salahnya coba? aku cuma pengen kaya ibuku, dia gak pernah pacaran dan bisa dapet suami kaya bapakku. Bapakku mungkin bukan lelaki yang sempurna tapi dia selalu ada buat keluarganya, bertanggung jawab dan menjadikan anak-anaknya untuk jadi yang terbaik, ya setidaknya punya sopan santun dan beragama. Bapakku juga sangat menyayangi ibuku.
Oke, mungkin untuk suami atau imam terlalu jauh buatku yang masih semester 1 ini, tapi apa salahnya aku menyapanya lewat doa? Itulah caraku untuk menyapanya, untuk dia yang aku belum tahu namanya. Mungkin aku terlalu pemilih untuk urusan pacar, tapi ya sebenernya aku juga ingin punya pacar. Tapi apa salahnya memilih? Toh selama ini cowo-cowo juga memilih pacar yang cantik menurut mereka, aku yang wajahnya pas-pasan dan bertubuh agak gemuk merasa tersisihkan. Kalau aku sih cuma pengen satu kok, gak mesti ganteng atau apa, cuma ingin dia taat beragama, ya seenggaknya sholat 5 waktulah, itu aja. Apa bener-bener gak ada? Entahlah.
Orang bilang mencari lelaki baik di jaman sekarang susah, atau mana ada cowo yang bisa jaga komitmen, ada pula yang ngatain ini dunia nyata, bukan negeri dongeng ataupun kisah negeri 1001 malam, mana ada cowo kaya gitu.
Kadang aku cuma bisa ngelus dada, coba kamu bayangin, aku 19 tahun dan belum pernah pacaran. Apa salahnya coba? aku cuma pengen kaya ibuku, dia gak pernah pacaran dan bisa dapet suami kaya bapakku. Bapakku mungkin bukan lelaki yang sempurna tapi dia selalu ada buat keluarganya, bertanggung jawab dan menjadikan anak-anaknya untuk jadi yang terbaik, ya setidaknya punya sopan santun dan beragama. Bapakku juga sangat menyayangi ibuku.
Oke, mungkin untuk suami atau imam terlalu jauh buatku yang masih semester 1 ini, tapi apa salahnya aku menyapanya lewat doa? Itulah caraku untuk menyapanya, untuk dia yang aku belum tahu namanya. Mungkin aku terlalu pemilih untuk urusan pacar, tapi ya sebenernya aku juga ingin punya pacar. Tapi apa salahnya memilih? Toh selama ini cowo-cowo juga memilih pacar yang cantik menurut mereka, aku yang wajahnya pas-pasan dan bertubuh agak gemuk merasa tersisihkan. Kalau aku sih cuma pengen satu kok, gak mesti ganteng atau apa, cuma ingin dia taat beragama, ya seenggaknya sholat 5 waktulah, itu aja. Apa bener-bener gak ada? Entahlah.
Saturday, September 28, 2013
I tried my best, it's no use regretting it now.
Awal kuliah aku tidak mengenal siapa pun, sewaktu ospek pun rasanya ingin menangis. Tak satupun kukenal, aku hanya anak daerah yang kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di semarang. Aku takut, sebab dari SMA ku yang kuliah disitu bisa dihitung dengan jari, dan tak satupun dari mereka yang ku kenal dekat, karena mayoritas laki-laki. Jujur, aku minder jika ditanya "wi, sekarang kuliah dimana?". Karena lulusan SMANSA jarang ada yang di swasta, aku pun masih sedih jika melihat nasibku sekarang.
Namun, aku percaya pasti ada hidayah dibalik semua ini. Aku sudah berusaha keras untuk masuk UGM, impianku sejak kecil.
I was just afraid of getting left behind, I guess..
Namun, aku percaya pasti ada hidayah dibalik semua ini. Aku sudah berusaha keras untuk masuk UGM, impianku sejak kecil.
I was just afraid of getting left behind, I guess..
Subscribe to:
Posts (Atom)