Wednesday, February 11, 2015

Tender Care, balm multifungsi yang legendaris

Alhamdulillah penuh berkah bulan ini, dapat WP1 dan Tender Care gift box. Tender care itu balm multifungsi oriflame yang legendaris.
Aku tadinya sempet ngeremehin tender care loh, tapi ternyata berguna banget untuk p3k. Kalo kulit lagi rewel alias iritasi, bisa loh dioleskan untuk meredakan iritasi. 
Tadi siang simbahku dahinya kepentok pintu sampai benjol (bengkak pada dahi), kebayang sakitnya kaya apa, aku oles aja tender care ke dahi simbahku, skrng benjolnya kempes dan gak berbeka.
Alhamdulillah ada tender care :D



Tuesday, January 6, 2015

Manusia Setengah-setengah

Manusia setengah-setengah, begitulah sebutan ibu kepadaku. Aku, hampir selalu terbawa khayalan setiap membaca, mendengar, merasakan setuatu, tapi disaat melakukannya, aku hanya melakukannya setengah jalan. Mengesalkan mungkin bagi orang disekitarku, pikiranku mampu berubah dalam hitungan hari, bahkan dalam hitungan jam. Aku peragu, entah apa yang menyebabkan aku ragu dalam hidup, atau aku memang terlampau jauh dari-Mu? 
Kadang disaat kulelah dalam perjalanan, aku bertanya, "kemanakah seharusnya aku pergi? Apa jalan yang aku pilih ini benar? Atau semua hanya khayalan mulukku? Entah.."

Mimpiku jelas, ya aku ingin sekolah tinggi, bahkan sampai S4 pun kujalani. Aku ingin ke Jepang, jelas sejak kelas 3 SD aku sangat terobsesi dengannya. Aku ingin punya rumah untuk bapak dan ibu, karena aku bosan menjadi manusia pra-sejarah. Aku ingin punya keluarga sakinah, mawadah dan warohmah, punya suami yang menjadi imam sesuai khayalanku, punya anak dua kalau bisa sih kembar dan sepasang, tapi aku bersyukur dengan siapapun anakku kelak. Aku ingin jadi ibu rumah tangga yang mengurus anak-anakku dengan cinta dan kasih sayang, serta mengenalkan mereka tentang agama, dibalik itu aku juga seorang wanita karier yang mempunya restoran jepang dan taman baca untuk anak-anak jalanan. Aku ingin menghabiskan masa tuaku bersama suamiku, anak-anakku serta cucu-cucuku. Aku ingin keliling eropa, aku ingin sekali melakukan banyak hal, aku bahkan berharap menjadi Menteri Luar Negeri.

Lalu mengapa aku belum kemana-mana sekarang? Aku bahkan belum melangkah menuju sarjana, sedangkan teman-temanku beberapa sudah keluar negeri..
Hmm mungkin, mimpiku belum mendapat restu dari-Mu.. Mungkin aku terlampau jauh dari-Mu, sehingga aku tidak pernah konsisten dalam hidupku. 

"Ya Allah, aku bosan menjadi manusia setengah-setengah. Aku ingin hidup bebas mengejar mimpiku. Tanpa ragu. Tanpa Takut. Aku ingin mendekatkan diri kepada-Mu Ya Allah. Kepada-Mu sang pemilik alam semesta, Ya Allah. Agar mimpi bukan sekadar bunga tidur, agar khayalan tidak menipu akal sehat, dan 
agar harapan selalu hadir disetiap tangisku."

6 januari 2015.

Saturday, January 3, 2015

Hai, dunia!

Hai dunia! Kali ini aku memberanikan diri untuk berbagi pengalaman, tahukah kalian aku ini seorang pemimpi? ya aku memang percaya bahwa Allah Mahabesar, maka akupun percaya, bahwa mimpiku adalah harapan menuju lebih baik. Tentu, tak mudah jadi aku, berbagai macam problema hidup ku jalani dalam dua tahun terakhir. 

Apa aku menyerah? tentu saja, manusiawi bukan? menyerah disaat keadaan menolak berteman denganmu, aku terus memanjakan egoku dalam kesedihan, kesedihan yang tak berujung. Aku bahkan hidup dalam ketakutan, takut untuk berkomunikasi, takut untuk keluar rumah, bahkan takut bertatap muka dengan manusia lainnya. 


Aku menjadi manusia tertutup dan emosional, menangis adalah pelarianku, setidaknya dengan menangis aku bisa melegakan semua emosiku, tapi itu hanya sementara. Setelah itu masalah-masalah selanjutnya pun muncul.



Sungguh sangat menyedihkan hidupku kala itu. Aku bahkan tidak dapat membantu orang tua ku, aku hanya menikmati kesedihanku, tanpa berniat berpikir positif sedikitpun. Kelamaan aku sadar bahwa ini tidak baik, ibu butuh aku, bapak butuh aku, aku tidak boleh terus bersedih. 

Aku mulai melihat kedepan, aku tidak ingin merasa sedih walaupun sedetik, begitu tekadku. Mengajar di sekolah dasar swasta ternama di Tegal pun kujalani, tapi karena aku hanya lulusan SMA, setelah beberapa hari bekerja aku dipindah ke playgroup. Sedih sekali, ternyata gelar sepenting itu. Tapi aku tak mau sedih terus menerus, ternyata tak seburuk dugaanku, senyum anak-anak itu membuatku luluh. 

Aku memang menyukai anak-anak, bagaimanapun cita-citaku sewaktu kecil memang ingin seperti ibuku, yakni ibu rumah tangga, walaupun ibu kini juga bekerja bersama bapak di warung padang kami. Anak-anak itu penghilang dukaku, tapi ternyata memang melelahkan sekali mengurus anak usia 3-4 tahun. Aku jatuh sakit dan akhirnya berhenti dari sekolah tersebut dalam jangka mengajar kurang lebih tiga bulan. 


Namun, aku tetap tidak ingin berhenti mengajar, akupun mengikuti komunitas di Tegal yang tujuannya untuk mempercerdas anak daerah yang kurang mampu. Fokus komunitas tersebut adalah mata pelajaran komputer, tetapi berhubung aku pandai berbahasa inggris, para panitia komunitas tersebut memintaku mengajar bahasa inggris juga. Sekarang kegiatanku hanya membantu orang tua dari siang sampai sore, karena paginya harus mengajar. Berbagai pekerjaan aku jalani, tapi satu yang tak akan pernah lepas dari otakku, 
"aku ingin kuliah, aku ingin bermanfaat bagi orang lain dan aku ingin mengangkat derajat orangtuaku."

Friday, December 12, 2014

Twentieth

Dōmo konnichiwa. Tottemo ohisashiburidesu.
Seperti biasa cherry, setiap tahun saat aku menemui hari lahirku ada beberapa hal yang terjadi, entah itu sedih, senang, kecewa, gembira atau berbagai perasaan lainnya.
Tahun 2014 nyaris seperti tahun 2013, bedanya aku bersama keluargaku.

Tahun kemarin sepi, amat sepi. Di kota orang yang semuanya baru, aku menjadi orang baru disana. Beda, tentu berbeda, dua tahun yang lalu, tepatnya 2012, semua beramai-ramai menyelamatiku, memberi kejutan. Mendapatkan kado-kado kecil dan kartu ucapan. Setelah semua kehebohan ulangtahun itu, malam harinya ditutup dengan makan bersama di restoran dan tidur indah yang lekat dengan kebahagiaan. Sedangkan tahun kemarin, tahun 2013, tak seorangpun tahu kapan ulangtahunku, kontras sekali. Bulir-bulir airmata mengalir menghadapi kesepian mencekam. Di lingkungan itu, kenyataan bahwa kehidupanku berubah seratus delapan puluh derajat membuatku kelu. Meskipun beberapa temanku mengirim pesan, bahkan menyambung suara melalui telepon. Kenyataan bahwa gadis yang selalu merasa aman dan penuh kehangatan berubah menjadi gadis dengan finansial yang minim.


Well, I’m ok cherry. Tahun 2014 ini memang sepi, tetapi keluargaku yang nyaman tetap memberiku hadiah luarbiasa. Meskipun harus dibayar dengan putusnya aku dengan bangku kuliah hehe. Tentunya jauh lebih mengharukan bersama keluarga. Aku lahir diantara keluarga yang sangat hangat, keluarga yang menyenangkan.


Jadi semua kesedihan berubah menjadi kesenangan, meski teman-temanku nampak lebih jauh dari jangkauanku, tetapi partner seumur hidupku, naura dan sarah, tetap selalu mengirim pesan meski mereka jauh. Dan entah mengapa diantara semua teman-temanku, merekalah sahabat yang menerimaku bahkan ketika aku jatuh ke jurang paling dalam sekalipun, mereka selalu mendukungku, tidak menjauhiku ketika aku tampak memelas. Aku pun menemukan orang baik yang dikirim Allah untuk jadi temanku disaat aku menganggur, dia Mbak Ratih. 


Ini adalah ulangtahunku yang ke-20, sepi dan hambar. Banyak yang ingin aku ceritakan, tentang perasaan negatif yang menyelimutiku. Bahkan ketika satu orang tidak ingat padaku, mungkin juga dia menghindariku. Well, even though dia mengucapkan beberapa hari setelah itu. Galauku karena kamu, bahkan aku berulang kali memimpikan kamu. Kamu malah menjauh pergi entah kemana. Mungkin memang Tuhan tidak menghendaki kau bersamaku. Bukan, aku tidak menyerah, aku berusaha menjadi temanmu, aku masih ingin jadi temanmu. Tapi kau tak meresponku. Yasudahlah.


Oh iya, tanggal 2 desember lalu aku juga menangis lho cherry. Mungkin kalian yang sudah sering membaca blogku, aku meneteskan airmata nyaris di setiap ulang tahunku. 

Dulu lebih sering airmata bahagia dan haru, sekarangpun iya. Ibuku sang wanita tangguh yang aku sayangi dan bapak sang lelaki bijaksana itulah yang membuatku menangis bahagia. Aku menyayangi mereka.  Mereka manusia super yang dikirim Allah untuk menjagaku dan membahagiakanku hingga umur 20. 
Ya Allah, jagalah mereka.

cerita tentag apa yang bapak ibu lakukan untukku disambung nanti ya cherry :) have a nice dream :)


Wednesday, December 10, 2014

Dec.

Hello december, terlambat mungkin untuk mengucap halo. Desember itu spesial lho chers, mengaduk-aduk emosi dan perasaan. Hujan, yap desember identik dengan hujan. Hujan itu sejuk, indah, damai tapi dingin dan misterius. Seperti kamu haha (apaan sih).

Cherry, simpel aja ya, aku mau bagi cerita tentang orangtuaku yang super hebat, pejuang yang kuat. Hmm, mungkin cherry-cherry tidak mengerti apa yang kukatakan, dan tidak seterharu aku ya.. jadi lain kali ya cherry ceritanya.

Oh iya cherry, curhatanku pindah ya... Di blog ini mungkin hanya akan kutulis fiksi, karena beberapa orang sudah menerka-nerka isi tulisanku, terutama yang non fiksi. Aaaak berasa terkenal kali ya, engga gitu kok, sebenarnya cuma ingin suasana baru aja.
Aku pindah socmed chers, mungkin socmed yang itu juga pasti akan ketahuan cepat atau lambat, tapi yang penting tetap menulis dan berkarya ya chers. Happy Birthday to me yaay..

Maaf kalau aku suka gak jelas chers, emang gitu haha.

Wednesday, December 3, 2014

Buku adalah Wanita



Buku adalah Wanita

Oleh Naura dan Tiwi

October 25, 2009 at 10:03pm


"ada sebuah buku..


buku itu berada di antara buku-buku lainnya yang tertata rapi di sebuah rak besar yang menyimpan beberapa puluh buku, serta jutaan lembar rahasia pengetahuan

diam membisu tetapi menarik sepertinya

sampulnya yang bersih serta lembaran yang terhempit rapi diantara pembatas buku, membuatnya menjadi semakin menarik


mengapa tidak? buku itu masih baru


harum pabriknya masih tercium

hingga takut untuk membacanya


akankah ada yang berani untuk membukannya, apa malah sebaliknya banyak orang yang berdatangan untuk mengetahui apa isi buku tersebut..


mungkin bila aku menjadi orang tersebut aku akan mencoba untuk mengenal lebih dulu dan membaca kronologinya, karena aku pribadi tidak terlalu yakin akan keistimewaan buku itu


seperti pribahasa orang yang melihat sampul luarnya saja, belum tentu dalamnya itu menarik. malah buku yang sederhana, ringan, dan sampul yang biasa-biasa saja, didalamnya berisi sejuta kisah kehidupan yang menarik dan bagus buat kita"


seperti itulah kita, sebagian besar hanya melihat luarnya saja tanpa memperdulikan apa isi dalamnya. kita buta akan keindahan rupanya.


Terutama dalam menyukai seseorang, mengapa secara tidak sengaja fisik yang kita lihat, mengapa kita tidak mencoba untuk melihat isi dalamnya tanpa memperhatikan luarnya.

Tidak adil bagi orang tersebut cinta tidak hanya di rasakan oleh orang cantik saja. Orang jelek, orang miskinpun perlu cinta.

Dalam mencari temanpun seperti itu, kita hanya mendekati teman tersebut apabila dia cocok dengan kita ,atau dia famous dan lain lain. Tidak seharusnya begitu, kita harus mencoba dan utamakan isinya,bukan luarnya...