Dōmo konnichiwa. Tottemo ohisashiburidesu.
Seperti biasa cherry, setiap tahun saat aku menemui hari lahirku ada beberapa hal yang terjadi, entah itu sedih, senang, kecewa, gembira atau berbagai perasaan lainnya.
Tahun 2014 nyaris seperti tahun 2013, bedanya aku bersama keluargaku.
Tahun kemarin sepi, amat sepi. Di kota orang yang semuanya baru, aku menjadi orang baru disana. Beda, tentu berbeda, dua tahun yang lalu, tepatnya 2012, semua beramai-ramai menyelamatiku, memberi kejutan. Mendapatkan kado-kado kecil dan kartu ucapan. Setelah semua kehebohan ulangtahun itu, malam harinya ditutup dengan makan bersama di restoran dan tidur indah yang lekat dengan kebahagiaan. Sedangkan tahun kemarin, tahun 2013, tak seorangpun tahu kapan ulangtahunku, kontras sekali. Bulir-bulir airmata mengalir menghadapi kesepian mencekam. Di lingkungan itu, kenyataan bahwa kehidupanku berubah seratus delapan puluh derajat membuatku kelu. Meskipun beberapa temanku mengirim pesan, bahkan menyambung suara melalui telepon. Kenyataan bahwa gadis yang selalu merasa aman dan penuh kehangatan berubah menjadi gadis dengan finansial yang minim.
Well, I’m ok cherry. Tahun 2014 ini memang sepi, tetapi keluargaku yang nyaman tetap memberiku hadiah luarbiasa. Meskipun harus dibayar dengan putusnya aku dengan bangku kuliah hehe. Tentunya jauh lebih mengharukan bersama keluarga. Aku lahir diantara keluarga yang sangat hangat, keluarga yang menyenangkan.
Jadi semua kesedihan berubah menjadi kesenangan, meski teman-temanku nampak lebih jauh dari jangkauanku, tetapi partner seumur hidupku, naura dan sarah, tetap selalu mengirim pesan meski mereka jauh. Dan entah mengapa diantara semua teman-temanku, merekalah sahabat yang menerimaku bahkan ketika aku jatuh ke jurang paling dalam sekalipun, mereka selalu mendukungku, tidak menjauhiku ketika aku tampak memelas. Aku pun menemukan orang baik yang dikirim Allah untuk jadi temanku disaat aku menganggur, dia Mbak Ratih.
Ini adalah ulangtahunku yang ke-20, sepi dan hambar. Banyak yang ingin aku ceritakan, tentang perasaan negatif yang menyelimutiku. Bahkan ketika satu orang tidak ingat padaku, mungkin juga dia menghindariku. Well, even though dia mengucapkan beberapa hari setelah itu. Galauku karena kamu, bahkan aku berulang kali memimpikan kamu. Kamu malah menjauh pergi entah kemana. Mungkin memang Tuhan tidak menghendaki kau bersamaku. Bukan, aku tidak menyerah, aku berusaha menjadi temanmu, aku masih ingin jadi temanmu. Tapi kau tak meresponku. Yasudahlah.
Oh iya, tanggal 2 desember lalu aku juga menangis lho cherry. Mungkin kalian yang sudah sering membaca blogku, aku meneteskan airmata nyaris di setiap ulang tahunku.
Dulu lebih sering airmata bahagia dan haru, sekarangpun iya. Ibuku sang wanita tangguh yang aku sayangi dan bapak sang lelaki bijaksana itulah yang membuatku menangis bahagia. Aku menyayangi mereka. Mereka manusia super yang dikirim Allah untuk menjagaku dan membahagiakanku hingga umur 20.
Ya Allah, jagalah mereka.
cerita tentag apa yang bapak ibu lakukan untukku disambung nanti ya cherry :) have a nice dream :)
Friday, December 12, 2014
Wednesday, December 10, 2014
Dec.
Hello december, terlambat mungkin untuk mengucap halo. Desember itu spesial lho chers, mengaduk-aduk emosi dan perasaan. Hujan, yap desember identik dengan hujan. Hujan itu sejuk, indah, damai tapi dingin dan misterius. Seperti kamu haha (apaan sih).
Cherry, simpel aja ya, aku mau bagi cerita tentang orangtuaku yang super hebat, pejuang yang kuat. Hmm, mungkin cherry-cherry tidak mengerti apa yang kukatakan, dan tidak seterharu aku ya.. jadi lain kali ya cherry ceritanya.
Oh iya cherry, curhatanku pindah ya... Di blog ini mungkin hanya akan kutulis fiksi, karena beberapa orang sudah menerka-nerka isi tulisanku, terutama yang non fiksi. Aaaak berasa terkenal kali ya, engga gitu kok, sebenarnya cuma ingin suasana baru aja.
Aku pindah socmed chers, mungkin socmed yang itu juga pasti akan ketahuan cepat atau lambat, tapi yang penting tetap menulis dan berkarya ya chers. Happy Birthday to me yaay..
Maaf kalau aku suka gak jelas chers, emang gitu haha.
Cherry, simpel aja ya, aku mau bagi cerita tentang orangtuaku yang super hebat, pejuang yang kuat. Hmm, mungkin cherry-cherry tidak mengerti apa yang kukatakan, dan tidak seterharu aku ya.. jadi lain kali ya cherry ceritanya.
Oh iya cherry, curhatanku pindah ya... Di blog ini mungkin hanya akan kutulis fiksi, karena beberapa orang sudah menerka-nerka isi tulisanku, terutama yang non fiksi. Aaaak berasa terkenal kali ya, engga gitu kok, sebenarnya cuma ingin suasana baru aja.
Aku pindah socmed chers, mungkin socmed yang itu juga pasti akan ketahuan cepat atau lambat, tapi yang penting tetap menulis dan berkarya ya chers. Happy Birthday to me yaay..
Maaf kalau aku suka gak jelas chers, emang gitu haha.
Wednesday, December 3, 2014
Buku adalah Wanita
Buku adalah Wanita
Oleh Naura dan Tiwi
October 25, 2009 at 10:03pm
"ada sebuah buku..
buku itu berada di antara buku-buku lainnya yang tertata rapi di sebuah rak besar yang menyimpan beberapa puluh buku, serta jutaan lembar rahasia pengetahuan
diam membisu tetapi menarik sepertinya
sampulnya yang bersih serta lembaran yang terhempit rapi diantara pembatas buku, membuatnya menjadi semakin menarik
mengapa tidak? buku itu masih baru
harum pabriknya masih tercium
hingga takut untuk membacanya
akankah ada yang berani untuk membukannya, apa malah sebaliknya banyak orang yang berdatangan untuk mengetahui apa isi buku tersebut..
mungkin bila aku menjadi orang tersebut aku akan mencoba untuk mengenal lebih dulu dan membaca kronologinya, karena aku pribadi tidak terlalu yakin akan keistimewaan buku itu
seperti pribahasa orang yang melihat sampul luarnya saja, belum tentu dalamnya itu menarik. malah buku yang sederhana, ringan, dan sampul yang biasa-biasa saja, didalamnya berisi sejuta kisah kehidupan yang menarik dan bagus buat kita"
seperti itulah kita, sebagian besar hanya melihat luarnya saja tanpa memperdulikan apa isi dalamnya. kita buta akan keindahan rupanya.
Terutama dalam menyukai seseorang, mengapa secara tidak sengaja fisik yang kita lihat, mengapa kita tidak mencoba untuk melihat isi dalamnya tanpa memperhatikan luarnya.
Tidak adil bagi orang tersebut cinta tidak hanya di rasakan oleh orang cantik saja. Orang jelek, orang miskinpun perlu cinta.
Dalam mencari temanpun seperti itu, kita hanya mendekati teman tersebut apabila dia cocok dengan kita ,atau dia famous dan lain lain. Tidak seharusnya begitu, kita harus mencoba dan utamakan isinya,bukan luarnya...
Friday, October 3, 2014
I'm Happy!
fuhuuu I have good news for you guys..
Kemarin-kemarin kan galau, sekarang saatnya bergembiraa.. new guy has come to my life!
Too bad I don't know his name yet, but... it was love at the first sight.
Sayangnya, aku gak bisa ngomong kalau ketemu huff.. kalau ngasih kembalian uang juga gugup, pasti tuh orang nganggep aku oon banget. Kalau gak salah kita udah ketemu 3 kali, alhamdulillah senyumnya mengalihkan hatiku yang gundah #ciaaa
Ngomong-ngomong soal fiksi dan sejenisnya, sebenarnya nih, di buku catetanku banyak bahan inti yang bisa dijadikan bahan untuk cepen. Cuma ya itu, seperti biasa ceritanya mainstream banget.
Aku sih berharap ada seseorang untuk memberi inspirasi datang, bukan inspirasi tentang kesedihan yang biasa "orang itu" hadirkan. Ingin menemukan kebahagiaan baru, tanpa tekanan, hanya ada kebebasan untuk berekspresi.
Can't find a mirror to see what I see in youI LIKE THAT - BEFORE YOU EXIT
But I will follow you until you see it too
I know I can't help but love everything you do
But you can’t see that and girl I like that
I’ll be there when you don’t know what you should do
If your heart breaks I’ll be there to fix it too
Monday, September 29, 2014
Sepi..
ketika seseorang dihadapkan oleh sepi,
sepi yang mengiris-iris waktu.
Sepi, sepi hanyalah tinggal sepi.
Kesepian hanya membuat seseorang terbelenggu pada pikiran yang ruwet,
berkutit pada masalah yang semestinya tak ada.
Mengeluhlah kau sepi, kau racuni kami kaum sepi.
Mengapa kau hanya mengundang lipatan kesedihan?
Mengapa guratan sepi begitu menjalar tubuh ini?
Sungguh, kesendirian hanya mengundang sesal.
Tuhan, aku mengeluh pada waktu-Mu.
memohon agar berbaik hati padaku,
sungguh tidak ada yang bisa membantu selain waktu-Mu, Tuhan.
Monday, August 18, 2014
no caption
Belakangan saya merasa novel saya tidak akan pernah ada ujungnya, novel yang diangkat oleh sebagian kisah nyata memang agak berat. Kadang memang kisah nyata lebih mengharu biru, lebih rumit, dan tidak terduga, ya itu lah kuasa Allah. Mungkin akan lebih nyaman dituturkan apabila itu murni imaji kita, menulis dan menulis, sesuai apa yang kita bayangkan.
Ibaratnya nih, di tulisan mungkin kita dapat menentukan happy ending dengan mudah, tetapi di kenyataan proses mendapatkan akhir yang bahagia itu adalah proses selama hidup kita. Bagaimana kita memperlakukan orang lain, bagaimana sikap kita kepada orangtua, banyak "bagaimana" yang harus kita perhatikan, karena di kenyataanpun, setelah menikah pasti ada masalah, nah tugas kita adalah menemukan solusi atas ijin Allah, jangan sampai masalah tertimbun selama berlarut-larut, di dunia nyata kejujuran dan saling percaya itu penting.
Mungkin di novel atau cerita fiktif lainnya, ada kisah si kaya dan si miskin, tetapi di kenyataan tidak sesimpel itu, ketika si kaya berubah menjadi si miskin, banyak terjadi culture shock disana. Dia harus bekerja ekstra keras demi cita-cita, dia harus membuktikan kepada sang penghina bahwa dia bisa, kadang cercaanpun tidak sedikit, lalu kadang dia harus menjawab pertanyaan-pertanyaan bodoh yang kadang menyakiti hatinya.
Tentu itu tidaklah gampang, dahulu dia biasa hidup dibawah naungan orang tua serba ada, dia selalu merasa aman kapanpun dan dimanapun, sekarang dia harus berjuang agar orang tua mereka bahagia di hari tua, dengan perasaan tidak aman setiap ada tamu berkunjung atau setiap dia di luar rumah, dia harus waspada setiap waktu dan dimanapun.
Begitulah kira-kira perbedaan fiksi dan nyata, kita sebagai manusia hanya bisa mengikuti alur Allah. Ibaratnya nih, orang seperti kita kalau tidak punya mimpi pasti akan mati. Maka itu kita wajib bermimpi, agar bisa melihat harapan sekecil apapun untuk bertahan, ini petuah untuk semua kalangan, si kaya, si miskin, si kaya yang menjadi miskin, si pintar, si yang berusaha untuk pintar, si berpendidikan, si yang ingin berpendidikan.
Sebagian dari hidup adalah mimpi, sebagian lagi terjemahan bebas atas mimpi.
Subscribe to:
Posts (Atom)